Adalah salah satu tempat yang saya penasarankan dari dulu. Sebuah pulau yang dari dulu hanya bisa saya tatap dari kejauhan di ujung horizon Ulee Lheue. Sampai akhirnya pada Januari di tahun 2012 ini dapat terealisasikan juga rasa penasaran saya untuk berkunjung kesana. Saya pergi bersama dengan beberapa teman, yaitu si Randhy, si Ipan, dan si Pahmi. Mereka bertiga adalah basudara dan saling mencintai, hahahaa.
Kami berempat berencana mengisi beberapa hari dari liburan semester kali ini dengan ‘berlayar’ ke pulau paling barat se Indonesia tersebut. Tempat tersebut bernama Pulau Weh-Sabang, yaitu sebuah pulau kecil nan indah di ujung Sumatra.
Kami berempat berencana mengisi beberapa hari dari liburan semester kali ini dengan ‘berlayar’ ke pulau paling barat se Indonesia tersebut. Tempat tersebut bernama Pulau Weh-Sabang, yaitu sebuah pulau kecil nan indah di ujung Sumatra.
Jum’at 13 Januari 2012 tepat jam 14.00 WIB, kapal yang kami tumpangi untuk berangkat kesana take off (heheh) dari pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Kapal beruntung yang terpilih adalah sebuah kapal ferry yang khas untuk penyeberangan, atau di tempat kami lazim di sebut kapal lambat, KMP BRR. Kapal ini tidak hanya mengangkut penumpang, tetapi juga kendaraan seperti sepeda motor ataupun mobil yang butuh di seberangkan.
![]() |
| Senyum palsu di depan KMP BRR |
Alasan utama kami memilih kapal ini sangat ‘mahasiswai’ sekali, karena tiket termurahnya adalah Rp. 17.000,-. Mahasiswa sekali kan? Selain itu alasan yang sangat penting kenapa kami harus memakai kapal ini karena kami membawa sepeda motor sendiri yang akan kami pergunakan setibanya di pulau tujuan nanti, jadi otomatis hanya kapal lambat-lah yang mampu. Waaah bisa di bayangkan kalau kami ‘berkaki ayam’ petantang-petenteng disana, budgetnya pasti jadi super duper bengkak karena kesana kemari harus sewa angkutan dan niat wisata ala mahasiswa pun sedikit terancam keberadaannya, heheheh. Lagian pun agak repot juga kalau harus bergantung pada orang lain. Simpel begini, feel like a bird, rocking the sky by its own wings…!
Selain kapal lambat, ada satu jenis lagi kapal yang bisa kita pergunakan untuk kesana yaitu si Express Bahari 3B sama sohibnya si Pulo Rondo atau keduanya lazim di sebut kapal cepat, cuma kebetulan saat itu si Pulo Rondo sedang ‘sakit’ dan lagi di opname jadi si Express Bahari-lah yang bertugas narik di rute itu.
![]() |
| Randhy dengan latar Express Bahari 3 B |
Dan kecepatan laju si Lambat dengan si Cepat bagaikan langit dan bumi, waktu yang di tempuh oleh si Lambat dalam menyeberangkan kami ke tujuan adalah sekitar 1,5 jam lebih, hal ini berbanding sangat terbalik maupun terbolak dengan si Cepat yaitu hanya sekitar 45 menit. Dan harga tiketnya pun sangat hehehe sekali kalau di bandingkan. Tapi sayangnya, si Cepat hanya khusus mengangkut penumpang.
Oke, kembali lagi ke SAYA. Mengunjungi pulau Weh adalah pengalaman pertama bagi saya dan naik kapal laut juga pengalaman pertama dalam hidup saya (telat gaul memang, tetapi itulah saya, penuh dengan ketelatan, termasuk pernah telat datang bulan). So, saya menyerahkan hidup pada ilahi rabbi selama perjalanan tersebut, walaupun saya sering mengusir kepanikan saya dengan berkelakar bersama teman2 seperjalanan, misal:
Saya: “hai…miseu kapai nyoe karam, setidak jih tanyoe i tamong lam Serambi singoh” (semisal kapal ini tenggelam, setidaknya besok kita akan masuk koran Serambi).
Teman: “hai bek peugah nyan…! (pasang muka panic)” (hai…jangan bilang itu…!)
Heeeuuuummmm…
#sebenarnya percakapan tersebut lebih lucu, tapi saya saja yang tidak tahu bagaimana untuk menulisnya…Jiiiaaaahh..
Saya: “hai…miseu kapai nyoe karam, setidak jih tanyoe i tamong lam Serambi singoh” (semisal kapal ini tenggelam, setidaknya besok kita akan masuk koran Serambi).
Teman: “hai bek peugah nyan…! (pasang muka panic)” (hai…jangan bilang itu…!)
Heeeuuuummmm…
#sebenarnya percakapan tersebut lebih lucu, tapi saya saja yang tidak tahu bagaimana untuk menulisnya…Jiiiaaaahh..
Oke, ke Sabang sudah sampai, so what’s next? Yang jelas saya istirahat dulu, capek ngetiknya..
BuuEeBhuuEEeeEyY (mau bilang bye-bye aja repot betul, -_-“)…!
Samlekom.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar