Jumat, 13 Juli 2012

No Pelem, No Hensem

Download film di internet merupakan satu kegiatan yang memiliki taste tersendiri di kalangan pelakunya. Walaupun kegiatan itu umumnya ilegal, tetapi banyak di antara para penikmat film yang bersumber dari internet memiliki alasan tersendiri kenapa mereka melakukan hal yang tidak senonoh itu, ada yang bilang "lebih hemat beib", "daerahnya tidak ada bioskop", "untuk koleksi", atau "iseng untuk buang kuota paket internet yang melimpah". Yepps, mengingat ini lagi jaman susah, alasan terakhir bikin yang dengar pengen rebus si pemberi alasan. #benerinponi

Mendownload film di internet harus disertai dengan kejelian khusus dalam mencari beberapa hal, seperti server tempat filem itu di upload, hindari server sensitif seumpama Mediafire. Kenapa? meskipun tranfernya lancar, tetapi si Media Api itu rutin dan ketat membersihkan file2 ilegal demi menjaga kelangsungan hidup si website dan melindungi para pelanggan premiumnya, hal ini biasanya dihindari oleh para Gratisers. Pilihlah server yang memiliki curahan bandwidth yang lumayan bagaikan air bah - lancar tranfernya - contoh: dalam kasus ini, saya lebih suka menggunakan Idup.in, sama Jumbofiles. Kemudian yang harus di perhatikan adalah kualitas gambar. Kualitas gambar itu penting untuk diperhitungkan karena, teman2 pasti gak mau kan nonton pelem Transformers dengan kualitas gambar kotak2 dan buram? Sayanglah efek visual dah keren2 malah gak bisa di nikmati. So, di bawah ini ada referensi tentang kualitas2 film di dunia per-online-an yang saya comot dari www.icinema3satu.com. Bacanya dari bawah ya? dari yang MERAH dulu. Repot? MEMANG! :D
CEKIBROT!

  • Bluray/HD : Resolusi jauh lebih besar yaitu 1920x1080 atau 1280x720 (tergantung filenya). Konsekuensinya, file jadi besar dan memutarnya juga berat, sehingga diperlukan spesifikasi komputer yang tinggi juga. kalau tidak nanti jadi patah-patah. Kualitas ini jauh lebih baik dari DVDRip.
    (favorit ane ni :D)
  • m-HD : mini/micro HD, hampir sama dengan HD, tetapi dengan resolusi yang lebih kecil yaitu 1280x5xx, sehingga ukuran filepun juga lebih kecil dibandingkan HD.
  • BRRip : Ripper dari Bluray. Kualitasnya jauh lebih bagus dari DVDRip namun membutuhkan spesifikasi hardware yang lebih tinggi pula . Jika hardware komputer (VGA dan lain-lain) tidak memadai maka film akan terlihat patah-patah.
  • DVDRip : yaitu merupakan salinan dari DVD Original. Kualitas gambar dan suaranya baik sekali. DVDRip akan ada jika DVD Originalnya telah ada di pasaran. Bisa mendukung maksimal 720x480 atau 720x576.
  • TC (Telecine) : yaitu metode pengkopian film digital langsung dari pita. Kualitas suara dan gambarnya sudah sangat baik. Namun karena peralatan yang dibutuhkan untuk merekam telecine ini sangat jarang ditemui dan sudah menjadi langka.
  • DVDScr : yaitu merupakan dupiklat dari promo DVD yang akan digunakan sebagai promosi. DVDScr akan ada sebelum DVD originalnya keluar di pasaran. Kualitas gambar dan suaranya hampir setara dengan DVDRip, hanya saja pada gambar video sering terdapat beberapa tulisan penjelasan yang terpampang di layar tentang DVD tersebut yang biasanya sedikit menggangu kita.
  • R5 : untuk tipe ini, kualitas gambar hampir setara dengan DVDRip, tetapi untuk kualitas suara biasanya agak jelek (cempreng), meskipun ada beberapa yang kualitas suaranya sudah bagus, namun tetap saja masih ada sedikit noise sehingga mengurangi kenyamanan dalam menonton film tersebut.
  • CAM : kualitas jenis ini merupakan hasil dari rekaman camera digital, langsung di bioskop sehingga kadang penonton yang lalu lalang ikut terekam. Rekaman kualitas ini biasanya menggunakan mini tripod sehingga sering terdapat sedikit goncangan. Kualitas video ini sangat jelek.
  • TS (Telesync) : kualitasnya hampir sama dengan jenis CAM. Namun kualitas gambar dan suara TS sedikit lebih baik dari CAM karena TS merupakan CAM yang telah dilabel ulang.
  • Workprint : film yang belum diedit efek visulnya secara keseluruhan. Bisanya terdapat adegan yang hilang, suara yang tidak beraturan. Kualitas film ini bervariasi dari yang paling baik hingga yang paling buruk.
  • VCD : biasanya digunakan untuk transfer kualitas rendah (CAM / TS / TC / Screener (VHS) / TVrip (analog) untuk membuat ukuran file yang lebih kecil.
  • PPV : Pay Per View, Jadi bayar setiap kali filmnya, semacam TV Kabel, nah ini di RIP jadi kualitasnya hampir VCDRip --> by anonymous
Biasanya urutan keluarnya sebuah film di internet yaitu sebagai berikut, meskipun tidak selalu :
CAM -> TS -> R5 / DVDScr -> DVDRip -> BRRip


Referensi: http://www.icinema3satu.com/2011/04/istilah-istilah-kualitas-dalam-film.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar